Kini aku tinggal dalam rumah Via istriku bersama dengan kedua orang tuanya dan wahid orang2 adik perempuannya Tia namanya. Dia masih seorang pelajar SMA dan sudah biasa kelas 3, Tya seorang gadis yang pendiam juga dilihat daripada wajahnya dia memang lebih cantik dari kakaknya yakni istriku. Warna kulitnya saja Via kalah secara Tya yang memiliki warna kulit putih bersinar. Agen Judi Terbaik
Sedangkan istriku memiliki risa kuning langsat turun daripada kulit ayahnya, sedangkan Tya nurun dari mamanya. Kedua mertuaku mempunyai sebuah minimarket yang lumayan jauh daripada rumah, mereka berdua mengelola sendiri tempat usaha tersebut. Jadi pulangnya selalu larut malam, sebab itu itu meminta saya dengan Dengan tinggal rapi mereka agar dapat membantu dalam keluarganya.
Hingga akhirnya ketika memasuki usia 4 hari perkanikahan abdi istriku sakit, entah kenapa dia selamanya mengalami pendarahan yang terjadi akibat siklus haid yag bukan teratur, kami sudah konsultasi pada dokter & hasilnya istriku harus istirahat terlebih dahulu. Akhirnya mau tidak target aku harus berhenti dulu dari melaksanakan kecek sex bersamanya. Agen Judi Uang Asli
Tapi sebagai laki-laki yang benar-benar tinggi libidonya, akupun kerap ingin melakukannya tapi beserta siapa saya sendiri bukan tau. Sampai pada suatu tarikh saat berada pada wisma kebetulan hari itu perian minggu dan aku berada di rumah dengan Tya adinda iparku. Namun Dengan sehat mertuaku menjaga minimarket tersebut, sebenarnya Tya juga acap membantu akan tetapi tatkala tersebut dia bilang jika akan jalan bareng temannnya.
Akan tetapi sebelum dia pergi kami berada dalam teras belakang, aku sedang memperhatikan burung yang saya pelihara begitu juga Tya yang saaat tersebut sedang membersihkan sepatunya. Dengan pakaiannya yang mini serta super ketat membuat lekuk tubuhnya begitu jelas terlihat, sampai-sampai aku merasa kontolku ikut bergerak di dalam celana dalamku serta akupun sering mencuri pandang padanya.
Aku lihat Tya berdiri akupun segera memeperhatikan burungku, dan tanpa saya sadari kaki kita saling sangkut. Tyapun jatuh tersungkur tepat pada atas tubuhku, dengan sigap aku sinambung memeluk tubuhnya “OOouuwww… maaf mas…” Dia tampak malu namun tetap berpengaruh di atas tubuhku karena tanganku begitu erat memeluknya, diantaranya biasa kontolkupun ikut turun di dalam seluar. Bonus Deposit
Karena saya hanya mengenakan celana santai jadilah kontolku begitu kentara dirasa sambil paha Tya yang menempel pada selangkanganku. Dan entah siapa yang memulai kamipun saling berciuman di lantai teras besok itu, aku dekap sanding leher tamat Tya sehingga dia tidak bisa berpikir aku lumat bibirnya secara lembut bahkan aku mainkan lidahku di rongga mulutnya.
Mungkin sebab merasakan nikmatnya kuluman bibirku kini Tya membalas ciumanku dengan mesra juga “OOoouuuuugghh… aaaaaggghh.. sayaaang.. kitaaa.. pindaah yaaaa.. ” Kataku berbisik pada Tya dan dia tidak menjawab, namun aku lihat dia begitu pasrah padaku beserta perlahan saya bangun lalu aku gendong tubuh Tya dan membawanya masuk kedalam kamarnya.
Di sana abdi masih berdiri dan aku lepas pekaian Tya dengan lembut saya dorong tubuhnya dengan menempelkan bibirku di bibirnya. Begitu dia rebahan di kepada kasurnya ketika itulah aku menindihnya “OOOOOUUUgghh… maaas…. aaaggggghh… saaakit….. aaaaagggghhh…. aaaaaaaagggghhhhh…. aaaaaagggghh.. ” Erangannya sambil menjambak rambutku. Bonus New Member
Perlahan akupun bergerak di bagi tubuhnya demikian kontolku mampu menerobos keperawanannya. Memek Tya mulai mengeluarkan darah segar dan saya tahu dia masih perawan.
Kini dia tidak lagi mengerang tetapi mendesah secara penuh kenikmatan “OOOOOuuuuuuggghhhh… aaaaggggghh… aaaggghh.. niiikmmaaaat.. maaas… aaaaggggghhh…” Aku tersenyum mendengarnya kemudian aku kecup bibirnya.
Lama kami berbuat gerakan seperti dalam cerita seks hingga akhirnya kontolku menegang dalam memek hangat Tya. Dan tidak berapa laa kemudian akupun mengerang panjang “Aaaaaggghh… aaaaggggghhh… aaaaaaagggghhhhh…. aaaaaaaggggghhh… aaaaaaggggghhhhh…… aaaaaaggggg.. ” Muncrat seluruh sperma pada kontolku memenuhi lubang memek Tya yang sudah basah.
Akupun memeluk erat tubuhnya dan aku cium berulang kali Tya. Diapun membalas pelukanku sambil menangis “Gimana nich mas.. Tya belum pernah melkaukan hal ini.. nanti Tyaaa… ” Aku memeluknya sambil berusaha menenangkan. Sampai akhirnya Tya terdiam dan kemudian dia kembali menciumku, sejak itulah kami sering melakukan adegan kaul seks ini di graha bahkan kita sering pula sewa kamar hotel. Daftar Disini






0 comments:
Post a Comment